Benarkah Vaksin Sinovac Bikin Sulit Ereksi? Begini Kata Dokter

News | 18 April 2021
Benarkah Vaksin Sinovac Bikin Sulit Ereksi? Begini Kata Dokter
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Dalam beberapa hari terakhir ini, banyak pergunjingan tentang efek samping vaksin Sinovac melalui media sosial. Vaksin Sinovac disebut-sebut dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Efek samping ini diklaim terjadi setelah pemberian vaksin dosis kedua.

Benarkah kabar itu? Menurut Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Hinky Hindra Irawan, belum ada laporan efek samping berupa disfungsi ereksi pada orang yang telah disuntik vaksin Sinovac.

“Tidak ada laporan gangguan ereksi yang masuk ke Komnas KIPI sampai hari ini,” katanya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Benarkah Vaksin Sinovac Bikin Sulit Ereksi? Begini Kata Dokter
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Ines Atmosukarto, ahli biologi dan molekuler, juga berpendapat serupa. Menurutnya, tidak ada data yang menghubungkan KIPI vaksin Covid-19 dengan masalah disfungsi ereksi setelah vaksinasi dosis dua diberikan.

“Sudah puluhan juta orang di dunia disuntik vaksin dan tidak ada laporan disfungsi ereksi. Saya belum mendapat data yang menghubungkan kedua hal itu,” katanya.

Benarkah Vaksin Sinovac Bikin Sulit Ereksi? Begini Kata Dokter
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Akmal Taher, Ahli Bedah Urologi sekaligus Ketua Ikatan Ahli Urologi Indonesia, mengatakan bahwa kandungan dalam vaksin asal Sinovac tidak berhubungan dengan organ reproduksi. Vaksin Sinovac menggunakan virus SARS-CoV-2 yang telah dimatikan, sehingga dapat membentuk kekebalan tubuh. Virus yang mati itu tidak menyebabkan masalah pada organ reproduksi, termasuk disfungsi ereksi.

“Kalau kita lihat sekilas kandungannya, itu ‘kanvirus yang dimatikan. Mestinya enggak ada hubungan dengan disfungsi ereksi,” jelasnya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry