Bagaimana Menyembuhkan Trauma dari Tragedi Mezanin BEI?

Cara Menyembuhkan Trauma dari Tragedi Mezanin BEI
Ilustrasi (Foto: Crisis Magazine)

Ambrolnya selasar di lantai satu Tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta Selatan, Senin (15/1) lalu jelas meninggalkan trauma. Tragedi itu meninggalkan luka psikologis yang berat kepada para korban. Sebuah luka yang sangat tidak mudah untuk disembuhkan.

Baca juga : Ternyata Ini Penyebab Ambrolnya Lantai Mezanin di BEI

Sangat tidak mudah menyembuhkan luka itu karena jatuh dari ketinggian tertentu bersama material bangunan bukanlah sebuah peristiwa kecil. Itu salah satu peristiwa yang secara dahsyat mengguncang struktur psikologis korban. Peristiwa jatuh dan ditimpa material bangunan seperti itu akan selalu menjadi bayang-bayang hitam dalam perjalanan hidup mereka.

Cara Menyembuhkan Trauma dari Tragedi Mezanin BEI
Selasar di lantai satu Tower 2 Gedung BEI ambrol (Foto: fajar.co.id)

Lalu bagaimana menyembuhkan luka itu? Bagaimana mengatasi trauma itu? Apa yang harus dilakukan agar bayangan akan peristiwa itu tidak selalu muncul dan mengganggu?

Menurut Lenny Utama Afriyenti, MPsi, Psikolog, sembuh atau tidaknya seseorang dari trauma yang dialaminya sangat tergantung pada bagaimana ia menyikapi peristiwa yang tidak mengenakkan itu. Semakin berat trauma yang dialami seseorang, akan semakin besar pula tingkat kesulitan untuk menyembuhkan.

Cara Menyembuhkan Trauma dari Tragedi Mezanin BEI
Ilustrasi (Foto: google)

“Sebenarnya bisa ditanamkan pikiran positif karena pikiran positif akan menghasilkan prilaku yang positif. Jadi, kalau mau ke luar rumah, ya, bilang ke dalam diri, ‘Semuanya baik-baik saja. Semuanya akan berjalan sesuai rencana.’ Sehingga tidak ada kekhawatiran terhadap sesuatu,” jelasnya seperti dikutip dari detikcom.

Korban bisa meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk keluar dari trauma itu. Atau korban bisa melakukan self-healing. Mengapa? Karena pada dasarnya manusia bisa menyembuhkan traumanya sendiri.

“Ada terapi untuk menenangkan. Kemudian ada terapi perilaku. Biasanya korban butuh pendampingan psikologis. Kalau bisa ditangani sendiri oleh si korban dan tidak ke profesional juga tidak apa-apa,” katanya.

Cara Menyembuhkan Trauma dari Tragedi Mezanin BEI
Ilustrasi (Foto: Ritualwell)

Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk membantu menyembuhkan trauma psikologis para korban. Baik keluarga, lingkungan sosial, maupun lingkungan pendidikan. Bimbingan yang tepat dan konsisten akan lebih mudah menyembuhkan luka psikologis itu.

#YUKKpakeYUKK

Baca juga : Cerita Saksi Mata Ambrolnya Lantai Mezanin BEI: “Lihat teman-teman sudah pada jatuh”

0
like
0
love
0
haha
0
wow
1
sad
0
angry