Apa Itu Payment Gateway?

Apa Itu Payment Gateway?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Kamu mungkin sering mendengar istilah ini: payment gateway. Istilah ini merujuk pada proses transaksi dalam jaringan (online). Misalnya, aplikasi tertentu dijadikan payment gateway untuk berbagai transaksi.

Istilah payment gateway ini sebenarnya sudah ramai digunakan di Indonesia sejak lebih dari 10 tahun lalu. Tepatnya ketika aktivitas belanja dalam jaringan mulai marak. Namun, baru sekitar 4 tahun belakangan ini istilah ini menjadi semakin sering disebut orang.

Payment gateway adalah sebuah terobosan penting dalam dunia teknologi keuangan. Dulu, untuk melakukan sebuah transaksi, orang harus pergi ke bank atau ATM untuk mengirim sejumlah uang untuk membayar barang dan jasa. Atau orang harus membuka dompet dan mengambil uang, entah itu uang kertas, entah itu uang logam, untuk membayar sesuatu.

 Apa Itu Payment Gateway?
Ilustrasi (Foto; Crello)

Itu dulu. Kini, transaksi itu menjadi makin mudah. Orang hanya perlu mengunduh sebuah aplikasi, mengisi saldo, dan melakukan pembayaran.

Itulah payment gateway. Sebuah sistem transaksi dalam jaringan yang mengotorisasi proses pembayaran, baik yang menggunakan kartu kredit dan transfer bank, maupun pembayaran langsung lainnya seperti direct debit dan e-wallet (dompet elektronik). Teknologi ini memungkinkan sebuah bisnis menerima pembayaran dari berbagai penjuru dunia dengan internet sebagai mediumnya.

Sistem pembayaran seperti ini bisa disediakan oleh bank. Namun, bisa juga oleh pihak non-bank yang memvalidasi dan mengotorisasi transaksi pembayaran antara penjual dan pembeli. Sistem ini memfasilitasi transaksi secara aman melalui transfer informasi antara portal pembayaran dengan prosesor bank.

 Apa Itu Payment Gateway?
Ilustrasi (Foto; Crello)

Payment gateway telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai. Ada 3 sistem keamanan dari payment gateway yang melindungi setiap transaksi konsumen yang menggunakan pembayaran dengan kartu kredit atau kartu debit:

  • Address Verification System (AVS).Sistem ini melacak dan memeriksa rincian tagihan konsumen yang melakukan transaksi di merchant berdasarkan alamat yang tercantum pada data kartu yang sudah resmi terdaftar,
  • Card Security Code.Transaksi hanya akan diproses jika konsumen memasukkan tiga digit terakhir dari nomor kartu kredit atau debit,
  • 3D Secure Password. Pembeli harus menggunakan password untuk mengotorisasi pembayaran atau transaksi online.

Proses keamanan standar ini harus dilakukan pelanggan. Sistem enkripsi data nomor kartu kredit dan kartu debit yang dilakukan payment processor menjamin bahwa transaksi yang dilakukan pembeli adalah aman. Dengan demikian, pelanggan atau konsumen tidak perlu lagi khawatir akan keamanan transaksi.

Ini Kebiasaan Buruk yang Bikin Nasabah Terjerat Utang Kartu Kredit
Ilustrasi (Foto: Pexels)

Di Indonesia, payment gateway telah diresmikan pada tanggal 4 Desember 2017 oleh Bank Indonesia. Sistem ini diberi nama Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Sistem ini disahkan dalam Peraturan BI No. 19/8/PBI/2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017. Peraturan itu mengatur tentang sistem payment gateway di Indonesia untuk mengintegrasikan berbagai instrumen pembayaran secara nasional dan membuat lokal pembayaran perbankan di Indonesia.

Dukungan pemerintah terhadap perkembangan payment gateway di Indonesia sangat tinggi. Untuk mendukung GPN, pemerintah membentuk tiga pihak khusus meliputi lembaga standar, lembaga switching, dan lembaga servis. Ketiga lembaga inilah yang mengelola dan mengembangkan payment gateway di Indonesia.

 Apa Itu Payment Gateway?
(Foto: dok. YUKK)

Saat ini, di Indonesia, sudah tersedia banyak payment gateway. Salah satunya adalah aplikasi YUKK. Aplikasi buatan anak bangsa ini diluncurkan secara resmi pada awal 2018 lalu.

Melalui YUKK, para pengguna bisa melakukan banyak transaksi. Mulai dari membayar tagihan bulanan seperti tagihan listrik, tagihan kartu kredit, tagihan air, tagihan gas, dan tagihan BPJS Kesehatan, hingga membeli pulsa (listrik dan telepon), paket data, vouchergim, dan voucherbelanja. Termasuk di dalamnya membayar angsuran dan iuran TV kabel dan internet.

 Apa Itu Payment Gateway?
(Foto: dok. YUKK)

Selain itu, YUKK juga bisa digunakan untuk berbelanja, baik secara online, maupun secara offline.Termasuk untuk memesan makanan dan minuman melalui fitur “YUKK Makan”.  Proses transaksinya lebih cepat dan lebih mudah.

Saat ini, YUKK sudah bekerja sama dengan banyak merchant. Baik online merchant, maupun offline merchant. Tidak hanya di kawasan Jabodetabek, tetapi juga di beberapa kota lain seperti di Denpasar dan Surabaya dan sekitarnya.

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry