Ada 4 Zat Berbahaya dalam Asap karena Kebakaran Hutan

Zat berbahaya dalam asap karena kebakaran hutan
Kepungan asap karena kebakaran hutan dan lahan (Foto: Anadolu Agency)

Indonesia sedang menghadapi masalah yang sangat serius. Dalam beberapa bulan terakhir ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi lebih dari dua kali di beberapa daerah. Setelah karhutla di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terjadi karhutla di Sumatera Selatan.

Kebakaran hutan dan lahan ini membuat udara memburuk. Polusi udara yang hebat terjadi di sebagian besar wilayah itu. Pada gilirannya polusi udara itu menimbulkan sejumlah penyakit serius.

Zat berbahaya dalam asap karena kebakaran hutan
Kabut asap di Riau (Foto: Tribunnews)

Mengapa bisa timbul sejumlah penyakit serius? Karena, berdasarkan buku Lindungi Diri dari Bencana Kabut Asap yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asap dalam kebakaran hutan mengandung zat berbahaya. Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), ada lima kandungan berbahaya dalam asap karena kebakaran hutan, yakni Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2), dan Ozon Permukaan (O3).

“Terdapat 4 kandungan asap kebakaran hutan yang cukup berbahaya, yaitu SO2, O3, CO dan NO2,” kata Laode Alhamd, Peneliti Bidang Ekologi LIPI.

Zat berbahaya dalam asap karena kebakaran hutan
(Foto: Kompas)

Sulfur Dioksida atau SO2 berbahaya karena dapat membuat saluran napas mengecil dan membuat iritasi selaput lendir pernapasan.
Ozon atau O3 berbahaya karena dapat membuat tenggorokan teriritasi. Karbon Monoksida atau CO berbahaya karena dapat menimbulkan sesak napas, kebingungan, dada terasa berat, pusing, koma hingga kematian. Dan Nitrogen Dioksida atau NO2 berbahaya karena dapat merusak organ yang bertugas membersihkan paru-paru.

#YUKKpakeYUKK

 

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry