Pelanggan sudah siap melakukan pembayaran, membuka aplikasi e-wallet, lalu memindai QRIS yang tersedia di kasir. Namun, QRIS tetap tidak terbaca meski sudah dipindai beberapa kali. Kondisi seperti ini dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain, kondisi QRIS, perangkat yang digunakan, hingga koneksi internet. Dalam beberapa kasus, kondisi ini membuat transaksi bisa gagal.
Hal seperti ini mungkin terlihat sepele. Namun, gangguan seperti ini bisa membuat proses pembayaran menjadi lebih lama, terutama saat kondisi toko sedang ramai dan antrean mulai panjang. Jika terus terjadi, pelanggan bisa merasa tidak nyaman karema mereka harus menunggu lebih lama sebelum transaksi berhasil dilakukan.
QRIS yang tidak bisa dipindai bisa terjadi karena beberapa hal. Masalahnya tidak selalu berasal dari kode QR (quick response) yang digunakan, tetapi juga bisa berkaitan dengan kamera atau perangkat pelanggan, koneksi internet, hingga sistem pembayaran. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu agar bisa menentukan langkah yang tepat. Lalu apa saja penyebab QRIS tidak bisa dipindai dan bagaimana cara mengatasinya?
Kenapa QRIS Tidak Bisa Dipindai?
QRIS yang tidak dapat dipindai atau transaksi gagal dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut beberapa penyebab yang umum terjadi seperti dikutip dari beberapa sumber:
1. Stiker QRIS rusak atau kurang jelas
QRIS memiliki tingkat toleransi kerusakan hingga 30%. Ini merupakan karakteristik teknis bawaan dari teknologi QR Code Standar Internasional (ISO/IEC 18004) yang diadopsi secara utuh oleh Bank Indonesia. Namun, stiker QRIS yang pudar, tergores, terlipat, atau terkena noda dapat membuat kamera ponsel tidak bisa membaca pola kode QR, sehingga QRIS tidak terdeteksi atau proses pemindaian gagal.
Pastikan stiker QRIS tetap bersih, tidak buram, dan ditempatkan di area yang mudah terlihat seperti meja kasir. Jika kondisi stiker QRIS sudah rusak atau pudar, kamu sebaiknya menggantikannya dengan stiker QRIS yang baru agar lebih mudah dipindai.
2. Kamera ponsel tidak bisa membaca QRIS
Kondisi kamera dan pencahayaan juga dapat memengaruhi proses pemindaian. Lensa kamera yang kotor, pencahayaan terlalu redup, pantulan cahaya, atau posisi ponsel yang terlalu dekat dengan QRIS dapat membuat kode sulit terbaca.
Solusinya bersihkan lensa kamera dan arahkan ponsel dari jarak yang cukup hingga seluruh kode QR terlihat jelas di layar. Jika QRIS ditampilkan melalui layar smartphone, pastikan kode terlihat utuh. Jika perlu, tingkatkan brightness layar telepon agar QRIS lebih mudah dipindai.
3. Koneksi internet Tidak Stabil
Koneksi internet yang tidak stabil dapat menjadi salah satu penyebab proses pemindaian dan pembayaran melalui QRIS gagal. Gangguan pada jaringan dapat menghambat proses pembayaran sehingga transaksi tidak berhasil diproses.
Solusinya adalah kamu dapat mencoba mengaktifkan mode pesawat selama beberapa saat, kemudian menonaktifkannya kembali. Setelah koneksi kembali normal, coba lakukan transaksi kembali.
4. Nominal transaksi melebihi batas
Dikutip dari Bank Indonesia, QRIS memiliki batas maksimal transaksi sebesar Rp10 juta per transaksi. Selain itu, PJP (penyedia jasa pembayaran) menetapkan batas total transaksi yang dapat dilakukan pengguna dalam sehari dan/atau sebulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika nominal transaksi melebihi batas yang ditetapkan, pembayaran tidak dapat diproses. Untuk transaksi dengan nominal lebih besar, kamu dapat memilih metode pembayaran lain yang tersedia.
5. Gangguan pada sistem PJP
Ada beberapa pihak yang terlibat dalam ekosistem pembayaran digital, antara lain, PJP, lembaga switching, dan Bank Indonesia. Oleh karena itu, gangguan pada sistem salah satu pihak dapat menyebabkan transaksi tidak dapat diproses meskipun QRIS dan perangkat yang digunakan dalam kondisi normal. Jika hal ini terjadi, tunggu beberapa saat kemudian coba lakukan transaksi kembali. Apabila gangguan terus berlangsung, kamu dapat menghubungi PJP yang digunakan.
Transaksi Lebih Lancar dengan YUKK Payment Gateway

QRIS menjadi salah satu pilihan pembayaran yang praktis bagi pelaku usaha maupun pelanggan. Namun, seperti layanan digital lainnya, ada kondisi tertentu yang dapat membuat proses pemindaian atau pembayaran tidak berjalan seperti biasanya. Dengan mengetahui penyebab dan melakukan pengecekan yang tepat, kamu dapat lebih cepat mengetahui sumber masalah dan mengambil langkah yang diperlukan. Hal ini dapat membantu menjaga proses pembayaran tetap berjalan lancar tanpa menghambat aktivitas transaksi sehari-hari.
Untuk membantu proses pembayaran berjalan lebih lancar, YUKK Payment Gateway dapat menjadi salah satu pilihan. YUKK Payment Gateway menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti QRIS, virtual account, dan e-wallet dalam satu sistem yang terintegrasi. YUKK Payment Gateway juga dilengkapi dengan dashboard dan aplikasi YUKK Merchant untuk membantu pelaku usaha memantau transaksi dan mengelola metode pembayaran. Selain itu, YUKK Payment Gateway juga mempunyai tim customer service yang responsif ketika kamu membutuhkan bantuan terkait transaksi atau mengalami kendala saat menggunakan layanan.
Daftar menjadi merchant YUKK Payment Gateway sekarang dan nikmati kemudahan dalam mengelola transaksi!
