3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Pandemi yang tak kunjung berhenti membuat banyak orang mengalami stress. Di berbagai belahan dunia, laporan demi laporan menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengalami stress dan depresi meningkat tajam sejak awal pandemi. Ada orang yang akhirnya melakukan aksi bunuh diri karena tidak tahan menghadapi gelombang pandemi Covid-19.

Di Amerika Serikat, sebuah laporan menunjukkan bahwa jumlah pekerja penuh waktu (full time) yang mengalami gangguan kesehatan mental karena pandemi ini meningkat tajam. Di Inggris, seperti dikutip dari The Guardian, para peneliti melihat tingginya tingkat stress, kecemasan, dan depresi masyarakat Inggris akibat diberlakukannya karantina wilayah. Dan di Asia, berdasarkan hasil studi bertajuk “The Pulse of Asia—The Health of Asia Barometer”, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah masyarakat yang mengalami stress paling banyak.

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Menurut Mike Yasa, seorang peneliti dari Pusat Neurobiologi Universitas California, stress kronis itu dipicu oleh ancaman virus dan disrupsi dalam banyak bidang kehidupan.

“Stres kronis yang muncul selama pandemi terjadi akibat ancaman virus serta disrupsi yang terjadi di banyak lini kehidupan. Rutinitas dan ritme kehidupan juga terus berubah-ubah hingga bikin stres,” katanya seperti dilansir dari The Guardian.

Lalu bagaimana mengatasi stress ini? Barbara Sahakian,  seorang Profesor Saraf dan Psikologi Klinis dari Cambridge University, memberikan 3 kunci utama untuk mengatasi stress akibat pandemi.

Olahraga

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Kunci pertama untuk terhindar atau keluar dari stress adalah berolahraga. Aktivitas ini tidak hanya dapat menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, tetapi juga dapat melatih dan meningkatkan kinerja otak. Jika kinerja otak berjalan baik atau maksimal, orang akan mampu mencari jalan keluar terbaik dari stress.

Perlu diketahui bahwa seiring bertambahanya usia, jaringan pada otak akan mengalami penyusutan. Sel dan jaringan otak pun akan semakin lama terbentuk. Untuk mengatasi masalah ini, orang disarankan untuk berolahraga. Olahraga yang teratur akan membuat pasokan oksigen ke otak berjalan lancar. Jika pasokan oksigen lancar, kematian sel-sel otak bisa terhindari.

Meditasi

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Meditasi juga menjadi jalan untuk keluar dari stress dan depresi. Penelitian demi penelitian telah menunjukkan bahwa olah meditasi punya banyak manfaat untuk tubuh. Dengan melakukan meditasi, orang diharapkan menjadi lebih tenang dan mampu mengontrol stress.

“Meditasi memberi ruang dan waktu untuk tubuh menyesuaikan diri dengan sistem saraf parasimpatis yang meredam atau mematikan sistem perlawanan dalam diri,” kata Lana Butner, seorang ahli naturopati dan akupuntur di New York City, Amerika Serikat, seperti dikutip YUKK dari thehealthy.com.

Hasil sebuah studi pada tahun 2016 lalu, yang telah dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience, menunjukkan bahwa teknik khusus dalam meditasi seperti kesadaran secara signifikan membantu mengurangi intensitas nyeri dan mengurangi rasa tidak nyaman. Dan dalam penelitian yang hasilnya diterbitkan dalam Journal of Human Hypertension, meditasi diketahui dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Mendengarkan musik

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Ilustrasi (Foto: Freepik)

Bukan lagi rahasia bahwa musik punya banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan kadar hormon kortisol, zat yang juga dikenal sebagai hormon stres. Pada saat yang sama, musik akan memacu otak untuk bekerja lebih maksimal. Hasil sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience pada 2013 lalu menunjukkan bahwa orang yang suka mendengarkan musik akan lebih mampu mendeteksi suara atau bunyi di sekitarnya.

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Paket langganan Joox di YUKK (Foto: tangkapan layar)

Kamu bisa mendengarkan musik atau lagu apa pun yang kamu sukai. Bisa melalui YouTube, bisa melalui pemutar musik dalam telepon genggammu, dan bisa melalui aplikasi tertentu. Salah satunya adalah Joox. Layanan musik streaming yang dirilis pada Januari 2015 lalu ini menyediakan koleksi lagu dari berbagai genre dengan jumlah yang tak terhitung banyaknya.

3 Kunci untuk Mengatasi Stres karena Pandemi
Promo YUKK (Grafis: YUKK)

Paket langganannya bisa kamu beli lewat aplikasi YUKK. Harga per paket sangat murah. Untuk mendapatkan paket seminggu, kamu hanya perlu mengeluarkan Rp27.500. Kalau mau lebih lama, kamu bisa beli paket sebulan dengan hanya 52.000 rupiah. Tersedia juga paket 3 bulan (Rp142.000), 6 bulan (Rp275.000), dan 1 tahun (Rp550.000).

 

 

#YUKKpakeYUKK

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry